February 27, 2016

Polisi Pembunuh Anak Kandung, Ini Dampak Sosial yang Akan Dirasakan Pelaku

Posted By: Wahyu Utama - Saturday, February 27, 2016

Share

& Comment

Kasus pembunuhan yang dilakukan seorang polisi kembali terjadi di tanah air. Sekarang tidak tanggung-tanggung, polisi yang berpangkat brigadir dan merupakan anggota Satintelkam Polres Melawi, Kalimantan Barat tersebut tega menghabisi nyawa kedua anak kandungnya yang masih balita. Sang istri pun tidak luput dari niat jahat tersebut, namun beruntung dia sempat melarikan diri kerumah tetangga.
Polisi Pembunuh Anak Kandung, Ini  Dampak Sosial yang Akan Dirasakan Pelaku

Tersangka yang dianggap mengidap gangguan kejiwaan tersebut telah diamankan karena segera menyerahkan diri setelah melakukan pembunuhan keji tersebut.

Peristiwa yang membuat trauma masyarakat ini akan berdampak pada kehidupan sosial polisi tersebut kedepan. Sekarang mari kita lihat apa dampak sosial yang akan dirasakan polisi pembunuh anak kandung tersebut.

Susah Diterima Masyarakat

Polisi Pembunuh Anak Kandung, Ini  Dampak Sosial yang Akan Dirasakan Pelaku

Kasus yang diluar logika umum ini akan sangat sulit untuk diterima oleh masyarakat. Bagaimana mungkin seorang ayah yang seharusnya menjadi pelindung keluarga malah menghabisi nyawa kedua anak kandungnya sendiri.

Masyarakat pasti akan sangat sulit untuk menerima pelaku untuk kembali dikehidupan bermasyarakat karena tindakan aneh yang dilakukannya kemungkinan dapat terulang kembali dimasa depan. Hal inilah yang membuat pelaku akan susah untuk diterima oleh masyarakat.

Kehilangan Kepercayaan
Dengan tindakan keji yang dilakukan pelaku terhadap kedua anaknya akan membuat dia akan kehilangan kepercayaan oleh keluarga dan masyarakat.
Keluarga dan masyarakat pasti tidak akan mudah percaya untuk menyuruh anak-anak mereka berada dekat dengan pelaku. Bahkan bukan cuma anak-anak, orang dewasa pun pasti akan takut untuk kembali berinteraksi dengan adanya riwayat keji yang telah dilakukannya terhadap kedua anaknya.

Kehilangan Pekerjaan dan Susah Mendapat Pekerjaan Baru
Seorang polisi yang seharusnya mengayomi dan melindungi masyarakat tidaklah tercermin dari perilaku tersangka. Dengan tindakan yang telah dilakukannya, Kesatuan Polisi pasti akan sangat berat untuk mempertahankan pelaku tetap berada didalam Kesatuan. Ancaman untuk diberhentikan dari kesatuan sudah menanti didepan mata pelaku.

Dilain sisi, pelaku yang telah diberhentikan dari Kesatuan Kepolisian tersebut pasti akan mencari pekerjaan baru. Dikarenakan riwayat pembunuhan keji tersebut akan sangat sulit bagi pihak manapun untuk mempekerjakan pelaku dan hal ini pasti akan dirasakan oleh pelaku nanti.

Dihantui Rasa Bersalah

Polisi Pembunuh Anak Kandung, Ini  Dampak Sosial yang Akan Dirasakan Pelaku

Apapun alasan pelaku melakukan pembunuhan keji tersebut pasti akan membuat dia dihantui perasaan bersalah. Secara normal, seorang ayah seharusnya menyesal disaat dia telah menyakiti orang yang disayanginya terlebih lagi anak kandungnya. Jika memang kejiwaan pelaku normal hal ini tentulah akan dirasakan oleh pelaku.

Lain halnya jika diketahui lebih lanjut pelaku mengalami gangguan kejiwaan, maka perasaan bersalah tidak akan mungkin dirasakan pelaku.

Peristiwa tragis ini sangat disesali banyak pihak, terlebih lagi oleh keluarga pelaku. Perasaan sedih dan takut akan bercampur melihat kenyataan pelaku tega membunuh kedua anak kandungnya sendiri.

Dari hal ini kita belajar sesuatu, bahwa setiap tindakan yang dilakukan akan ada konsekuensi yang perlu dipertanggung jawabkan dan dampak sosial yang akan dirasakan. Maka dari itu berpikir dengan jernih sebelum bertindak akan membuat kita bijak mengambil langkah.

About Wahyu Utama

Techism is an online Publication that complies Bizarre, Odd, Strange, Out of box facts about the stuff going around in the world which you may find hard to believe and understand. The Main Purpose of this site is to bring reality with a taste of entertainment

0 komentar:

Copyright © TERUTAMA ™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.