March 21, 2016

Apa yang Salah dari Politik Saling Sindir ?!. SBY dengan Tour De Java dan Jokowi dengan Sidak Hambalang.

Posted By: Wahyu Utama - Monday, March 21, 2016

Share

& Comment



Terutama Spot – Politik di Indonesia kembali memanas, dimana Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI, Jokowi saling membalas tindakan sindiran yang dilakukan.

Apa yang Salah dari Politik Saling Sindir ?!. SBY dengan Tour De Java dan Jokowi dengan Sidak Hambalang.
Jokowi dan SBY


Dimana SBY dengan melakukan Tour De Java untuk menyapa dan mengetahui aspirasi masyarakat ,kemudian memberikan kritik terhadap jalannya roda pemerintahan Jokowi. SBY mengkritik tentang pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana Anggaran Pemerintah yang mengakibatkan dana untuk rakyat miskin menjadi berkurang dan kemudian kritik tentang masalah PSSI yang dibekukan sehingga Timnas tidak dapat bersaing dikancah internasional.

Selang beberapa hari kemudian Jokowi pun melakukan inspeksi mendadak ke proyek Hambalang yang merupakan proyek yang menjadi skandal kasus korupsi besar pada masa pemerintahan SBY. Politik saling sindir membuat kita bertanya apa yang salah dari hal ini ??, berikut hal-hal yang salah terkait dengan aktivitas politik saling sindir yang dilakukan.


Tidak Ada Komunikasi Terbuka


Kritikan memang merupakan hal yang wajar dilakukan oleh semua pihak disaat melihat ada yang salah dari suatu hal. Kritikan tersebut tentu bertujuan untuk memperbaiki kesalahan agar menjadi lebih baik lagi dimasa depan.

Dalam hal ini bukan kritikan yang menjadi persoalan tapi cara komunikasi dalam menyampaikan kritik yang dinilai kurang begitu baik. Kedua tokoh merupakan para pemimpin, baik itu statusnya masih menjabat ataupun mantan. Dengan demikian seharusnya kritikan dapat disampaikan dengan cara yang lebih baik yaitu dengan mengkomunikasikannya secara langsung dan terbuka kepada pihak yang dikritik. 

Kritik dengan cara sindiran dan tidak langsung mengkomunikasikannya membuat pesan yang ingin disampaikan salah ditangkap oleh pihak yang dikritik. Sehingga kemudian bukan sikap perbaikan yang terjadi namun saling membalas sindiran.

Saling Kritik Bukan Saling dukung
Wajar dalam pemerintahan ada pihak oposisi dan pihak yang mendukung pemerintahan. Demokrat dalam hal ini merupakan pihak yang berseberangan dengan PDI-P didalam pemerintahan. 

Namun apabila dilihat dari konteks tokoh yang mengkritik yaitu SBY dan Jokowi, masyarakat melihat hal tersebut kurang elok untuk dilihat. Apalagi mengingat kedua tokoh merupakan pihak yang sangat dihormati oleh masyarakat Indonesia. 

Saling mendukung dan memperbaiki dirasakan masyarakat lebih elok dilakukan oleh kedua tokoh. Dimana Pemerintahan Jokowi memperbaiki setiap kesalahan yang ada pada masa pemerintahan SBY dan SBY pun memberikan masukkan bagi pemerintahan Jokowi agar berjalan dengan baik demi kepentingan rakyat Indonesia.

Sikap yang ditunjukkan kedua belah pihak dilatari oleh sikap politik yang salah. Dengan saling memperbaiki cara komunikasi sehingga dapat dilakukan dengan lebih terbuka dan mengubah cara kritik dengan menjadi saling memberi dukungan, dirasakan dapat menjadikan suasana politik di Indonesia menjadi lebih elok dari sebelumnya.

About Wahyu Utama

Techism is an online Publication that complies Bizarre, Odd, Strange, Out of box facts about the stuff going around in the world which you may find hard to believe and understand. The Main Purpose of this site is to bring reality with a taste of entertainment

0 komentar:

Copyright © TERUTAMA ™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.