April 12, 2016

Fakta Menarik dari Kasus Penyanderaan WNI oleh Kelompok Abu Sayyaf

Posted By: Wahyu Utama - Tuesday, April 12, 2016

Share

& Comment

Terutama Spot – Kesepuluh Warga Negara Indonesia saat ini masih berada ditangan kelompok Abu Sayyaf di Fillipina. Upaya pembebasan terus dilakukan oleh kedua belah pihak yakni Indonesia dan Fillipina. 
Fakta Menarik dari Kasus Penyanderaan WNI oleh Kelompok Abu Sayyaf
Ilustrasi


Kasus ini selain rumit dan masih dalam proses pembebasan juga memiliki banyak sekali fakta-fakta menarik yang dapat disimak berikut.

Tawaran Umar Patek

Fakta Menarik dari Kasus Penyanderaan WNI oleh Kelompok Abu Sayyaf
Umar Patek

 

Umar Patek merupakan terpidana kasus terorisme. Ia menawarkan dirinya menjadi pihak negosiator untuk membebaskan kesepuluh WNI dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf. Namun tawaran ini tidak disetujui oleh Kapolri, Jendral Badrodin Haiti dimana ia menilai bahwa tawaran yang diajukan oleh Umar Patek tersebut sulit diterima. 

Dalam hal ini Kapolri melakukan sikap berhati-hati, karena telah diketahui bahwa Umar Patek pernah terlibat dengan kasus terorisme, sama dengan kegiatan yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf. Apabila Umar Patek diizinkan untuk melakukan negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf kemungkinan untuk dirinya bergabung dengan mereka semakin besar.

Operasi Militer yang Gagal


Operasi militer yang dilakukan tentara Fillipina pada minggu (10/4/2016) gagal dilakukan. Satu Peleton pasukan elite yaitu Pasukan Batalion Khusus ke-4 dan Batalion Infanteri ke-44 diterjunkan ke provinsi Basilan tidak mampu mengalahkan kelompok Abu Sayyaf tersebut. Diketahui 18 tentara tewas dan 53 lainnya mengalami luka-luka saat menghadapi kelompok Abu Sayyaf tersebut. Sedangkan dari kelompok Abu Sayyaf sendiri kehilangan 5 anggota dan sekitar 20 orang mengalami luka-luka.

Dengan adanya fakta bahwa perlawanan kelompok Abu Sayyaf sangat kuat membuktikan kelompok ini memiliki keahlian militer yang terlatih dan persenjataan yang memadai untuk melawan pihak otoritas yang ingin menumpas keberadaan mereka. Ditambah lagi mereka juga lebih mengenal medan pertempuran karena daerah tempat bertempur tersebut adalah wilayah mereka sendiri.

Kekuatan Kelompok Abu Sayyaf

Kekuatan kelompok Abu Sayyaf adalah mereka memiliki sekitar 500 orang pejuang dimana mereka dipersenjatai dengan RPG, Mortir, Senapan serbu M-16 dan AK-47 dan juga dilengkapi dengan peralatan seperti night vision, sensor panas tubuh, dan perahu cepat.

Melihat persiapan dan jumlah anggota yang besar menunjukkan bahwa mereka tidak mudah untuk ditumpas. Pihak tentara dengan senjata yang lebih baik dan keahlian bagus tidak cukup untuk mengalahkan mereka. Strategi dan taktik serta penguasaan medan tempat mereka bersembunyi seharusnya menjadi fokus perbaikan dalam menghadapi kelompok Abu Sayyaf ini.

Ketiga hal diatas merupakan fakta menarik yang dapat disimpulkan dari kasus penyanderaan oleh kelompok Abu Sayyaf terhadap kesepuluh WNI dan warga negara asing lainnya. Harapan untuk pembebasan mereka masih menjadi doa kesemua warga Indonesia. Semoga pemerintah Negara Indonesia dapat dengan cepat menyelesaikan kasus yang menimpa ini.

About Wahyu Utama

Techism is an online Publication that complies Bizarre, Odd, Strange, Out of box facts about the stuff going around in the world which you may find hard to believe and understand. The Main Purpose of this site is to bring reality with a taste of entertainment

0 komentar:

Copyright © TERUTAMA ™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.