April 27, 2016

Ini Alasan Umar Patek Mengapa Bersedia Bernegosiasi dengan Kelompok Abu Sayyaf

Posted By: Wahyu Utama - Wednesday, April 27, 2016

Share

& Comment

Terutama Spot – Penyanderaan warga negara Indonesia oleh kelompok Abu Sayyaf belum selesai. Sampai sekarang nasib 14 orang warga negara Indonesia yang ditahan kelompok Abu Sayyaf masih belum jelas. Hal ini mendorong tahanan Lembaga Pemasyarakatan Porong, Jawa Timur yaitu Umar Patek untuk melakukan negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf. Umar Patek berkeyakinan bahwa ia dapat melakukan negosiasi tanpa harus keluar dari penjara, namun dia mengatakan hanya memerlukan telepon dan kontak Abu Sayyaf agar dapat melakukan negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf.

Kesediaan Umar Patek untuk melakukan negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf ini karena dia memiliki beberapa alasan. Berikut alasan yang menjadikan Umar Patek bersedia untuk bernegosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf. 
Ini Alasan Umar Patek Mengapa Bersedia Bernegosiasi dengan Kelompok Abu Sayyaf
Sumber Gambar hildanfathoni.com

Umar Patek Peduli dengan Korban

Alasan pertama yang dilontarkan oleh Umar Patek bersedia untuk membantu bernegosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf adalah karena rasa kemanusiaan dan cinta terhadap tanah air. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kejadian yang menimpa sandera mengusik perasaannya sehingga ia berkeinginan untuk membantu para korban. 

Ia pun membantah bahwa kesediaannya untuk menolong para korban karena adanya imbalan pemotongan masa tahanan 10 tahun yang merupakan separuh dari total hukuman yang harus dia jalani. 

Umar Patek Kenal dengan Pemimpin Faksi Abu Sayyaf

Alasan selanjutnya yang mendasari kesediaan Umar Patek untuk membantu membebaskan 14 sandera adalah ia merasa mengenal betul pimpinan faksi Abu Sayyaf yang menyandera WNI. Hal ini diyakininya karena pada tahun 2003- 2009 ia bergabung dengan kelompok Abu Sayyaf. Pada tahun 2005 ia pun menjadi anggota majelis syura Abu Sayyaf sampai dengan tahun 2006. 

Dikarenakan alasan adanya ikatan saling kenal inilah yang menjadikan Umar Patek merasa yakin bahwa ia mampu bernegosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf sehingga para sandera dapat dibebaskan dari tawanan mereka.

Umar Patek Bisa Bernegosiasi

Terakhir yang merupakan alasan Umar Patek bersedia melakukan negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf adalah karena dia merasa dapat bernegosiasi dengan baik dan beranggapan bahwa kelompok Abu Sayyaf ini merupakan kelompok yang dapat diajak untuk berbicara. 

Ia pun berbagi pengalamannya melakukan negosiasi dimana ia berhasil melepaskan seorang perempuan wrga negara Filipina yang desandera pada tahun 2009 oleh kelompok Abu Sayyaf. Saat itu dia menyampaikan bahwa dalam islam tidak diperbolehkan menahan atau memerangi wanita. Dengan alasan tersebut Umar Patek akhirnya dapat membebaskan wanita tersebut tanpa adanya uang tebusan yang diberikan.

Niat baik yang ingin dilakukan Umar Patek perlu diapresiasi dengan baik oleh pemerintah. Namun pemerintah pun perlu juga untuk mewaspadai setiap tindakan yang dilakukan Umar Patek tersebut karena telah kita ketahui bahwa Umar Patek merupakan tahanan kepolisian yang terlibat kasus terorisme. Jadi jangan sampai tindakan pembebasan WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf malah menjadi sia-sia.

About Wahyu Utama

Techism is an online Publication that complies Bizarre, Odd, Strange, Out of box facts about the stuff going around in the world which you may find hard to believe and understand. The Main Purpose of this site is to bring reality with a taste of entertainment

0 komentar:

Copyright © TERUTAMA ™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.