May 14, 2016

3 Perbedaan Perlakuan yang Didapat Para Sandera Kelompok Abu Sayyaf

Posted By: Wahyu Utama - Saturday, May 14, 2016

Share

& Comment

Terutama Spot – Akhirnya empat anak buah kapal (ABK) tugboat Henry yang menjadi sandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf sejak 15 Maret 2016 dilepaskan dan telah berada di Indonesia. Kabar ini disambut gembira oleh para keluarga korban yang telah menanti kepulangan keluarga mereka ke tanah air. Namun ada hal yang mengejutkan dari para korban sandera yang berjumlah 4 orang ini. Disaat mereka di sandera mereka mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari kelompok Abu Sayyaf dan sangat berbeda dengan perlakuan yang didapat 10 ABK Kapal Brahma yang telah dibebaskan lebih dulu. Berikut 3 Perbedaan perlakuan yang diperoleh oleh 4 ABK tugboat Henry dan 10 ABK Kapal Brahma.

Sandera, Kelompok Abu Sayyaf, Tugboat Henry, Kapal Brahma
Sumber Gambar www.iberita.review
Baca Juga :

Tindak Kekerasan

Para anak buah kapal dari tugboat Henry mendapat perlakuan kasar selama mereka menjadi sandera oleh kelompok Abu Sayyaf. Salah satu contoh, Loren Marinus Petrus Rumawi yang ditendang oleh penyandera karena berjalan dengan lambat. Hal ini sangat berbeda dengan 10 ABK kapal Brahma yang mendapatkan perlakuan yang baik saat mereka disandera dan tidak ada tindakan kekerasan seperti pemukulan dan tendangan terjadi. 

Intimidasi dan Ancaman

Kelompok Abu Sayyaf memperlihatkan setiap hari video sandera yang dipenggal lehernya kepada 4 ABK tugboat Henry dan berkata hal tersebut dapat terjadi kalau mereka tidak mendapatkan tebusan. Para penyandera pun berkata dalam bahasa melayu bahwa pemerintah Indonesia tidak memperdulikan keselamatan mereka karena tidak ada tindakan komunikasi yang dilakukan.
Berbeda dengan 10 ABK kapal Brahma yang mengaku tidak pernah mendapatkan ancaman oleh kelompok Abu Sayyaf saat mereka disandera.

Makanan

Kelompok Abu Sayyaf  memperlakukan 10 ABK kapal Brahma dengan cara memberi mereka makanan sama dengan apa yang mereka makan. Hal ini sangat berbeda dengan perlakuan yang didapat oleh 4 ABK tugboat Henry yang memberi mereka makan dengan nasi putih dan daging kelapa kering bahkan pernah sisa makanan mereka diberikan kepada para ABK tugboat Henry tersebut. Hal yang lebih memprihatinkan lagi bahwa jatah makanan mereka diberikan selama dua hari sekali oleh kelompok Abu Sayyaf tersebut.

Meskipun mereka mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan oleh kelompok Abu Sayyaf yang terpenting para sandera telah kembali dengan selamat dan dapat beraktifitas normal kembali. Semoga kasus penculikan warga negara Indonesia oleh kelompok Abu Sayyaf tidak lagi terulang di kemudian hari.







About Wahyu Utama

Techism is an online Publication that complies Bizarre, Odd, Strange, Out of box facts about the stuff going around in the world which you may find hard to believe and understand. The Main Purpose of this site is to bring reality with a taste of entertainment

0 komentar:

Copyright © TERUTAMA ™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.