July 27, 2016

3 Persamaan Antara Reshuffle Kabinet Indonesia dan Bisnis

Posted By: Wahyu Utama - Wednesday, July 27, 2016

Share

& Comment

Terutama Spot – Reshuffle Kabinet pemerintahan Presiden Jokowi kembali terjadi. Beberapa Menteri yang ada kembali digantikan dengan kandidiat Menteri yang lain. Reshuffle kabinet dilakukan dengan tujuan mencari kandidat terbaik untuk mengemban tugas sebagai pembantu presiden dalam bidang yang spesifik di pemerintahan berjalan. Sehingga jika dianggap Menteri tersebut tidak mampu memenuhi harapan yang diinginkan Presiden, mereka akan digantikan dengan kandidat lain yang dianggap mampu memenuhi tujuan Presiden.

Terjadinya Reshuffle kabinet hampir sama dengan pergantian karyawan di dalam bisnis yang sedang berjalan. Dimana sang pemilik berusaha mencari karyawan yang lebih baik dalam hal kinerja sehingga mereka dapat membantu perusahaan untuk terus berkembang. Untuk lebih jelasnya, berikut ini penjelasan selanjutnya hubungan yang sama antara Reshuffle Kabinet dan bisnis dalam perusahaan.

Kabinet Indonesia, Kabinet Kerja Jokowi
Kabinet Via rmol.com


Mencari yang Terbaik

Didalam bisnis para pemilik usaha berusaha menyeleksi calon karyawan sebelum mereka dapat masuk dan bekerja. Sama seperti Presiden yang mencari Menteri yang telah teruji pengalamannya untuk duduk di dalam kabinet yang dipimpinnya. 

Kedua hal diatas memiliki tujuan yang juga sama yaitu mencari kandidat terbaik untuk bekerja sama dengan mereka. Hal ini wajar dilakukan, apalagi dalam bisnis yang kegiatannya mengandung resiko kegagalan. Jika pemimpin salah mencari karyawan maka usaha yang dijalankannya beresiko bangkrut dan tidak dapat berjalan sesuai dengan tujuan.

Resiko Bekerja Dengan Orang Lain

Terjadinya Reshuffle Kabinet dan pergantian karyawan dalam bisnis merupakan resiko yang pasti terjadi jika kita memilih bekerja untuk orang lain. Ikatan kerja mengharuskan kita untuk ikut dengan aturan yang dibuat pemimpin dan mengikuti arahan yang mereka buat meskipun sulit untuk dicapai sekalipun.

Hal ini sangat berbeda jika kita menjalankan usaha sendiri. Kita bisa bebas dari aturan yang dibuat orang lain dan yang terpenting resiko untuk digantikan dengan orang lain tidak akan terjadi karena kita sendiri yang memimpin usaha yang kita jalankan.

Pemimpin Tidak Ingin Proses

Hubungan selanjutnya yang sama-sama memiliki keterkaitan antara Reshuffle Kabinet dan pergantian karyawan dalam bisnis adalah pemimpin tidak melihat proses yang dilakukan. Tujuan yang pemimpin ingin capai pasti melewati proses  dan proses membutuhkan waktu yang tidakl sebentar. Tujuan tidak serta merta langsung dapat terjadi seketika itu juga ketika tujuan diucapkan. 

Proses yang lama inilah yang menjadikan pemimpin merasa Menteri ataupun Karyawannya tidak dapat mencapai apa yang menjadi tujuan mereka sehingga terjadilah Reshuffle Kabinet dan pergantian karyawan. Sedikit lebih lama dan sikap sabar untuk melihat hasil seharusnya dapat dimiliki oleh para pemimpin. Satu Hal penting yang harus diingat adalah “Semua Tujuan Pasti Membutuhkan Proses”, maka hargai proses tersebut.


About Wahyu Utama

Techism is an online Publication that complies Bizarre, Odd, Strange, Out of box facts about the stuff going around in the world which you may find hard to believe and understand. The Main Purpose of this site is to bring reality with a taste of entertainment

0 komentar:

Copyright © TERUTAMA ™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.