September 13, 2016

4 Cara Berkorban yang SIMPEL Demi Orang tua

Posted By: Wahyu Utama - Tuesday, September 13, 2016

Share

& Comment

Terutama Spot – Idul Adha masih hangat dirayakan oleh sebagian besar orang di seluruh dunia. Salah satu pelajaran yang dapat dipetik dari hari raya Idul Adha adalah sikap rela berkorban yang dilakukan oleh nabi Ismail A.S saat akan disembelih oleh ayahnya Nabi Ibrahim A.S atas perintah Allah SWT.

Perintah yang diberikan Allah SWT kepada nabi Ibrahim A.S untuk menyembelih anaknya Ismail adalah untuk melihat ketaqwaan seorang hamba kepada Tuhannya, bukan dengan maksud untuk membunuh anaknya karena Nabi Ismail akhirnya diganti dengan domba atas izin Allah AWT.

Sikap rela berkorban yang ditunjukkan nabi Ismail A.S tersebut seharusnya dapat kita jadikan teladan dan di aplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimana ?

Apakah mesti disembelih ?

TIDAK, karena ada banyak sekali cara simpel dan mudah dilakukan untuk menunjukkan sikap rela berkorban.

Kita lakukan terlebih dahulu kepada orang tua kita di lingkungan terdekat yaitu keluarga. Mau tahu caranya ???

Berikut cara simpel berkorban demi orang tua.

Cara Berkorban
Berkorban Via ponpesdaarettaqwa.blogspot.com


Sesekali Mengunjungi

Ini berlaku bagi mereka yang tinggal jauh dari orang tua, bisa karena bekerja ataupun menempuh pendidikan dan juga bagi mereka yang sudah berkeluarga dan tinggal di rumah sendiri.

Berkorban waktu setiap satu minggu sekali untuk berkunjung ke rumah orang tua, temui dan beri mereka perhatian saat kita berkunjung.

Tapi saya tinggalnya di luar kota, gak mungkin bisa menemui mereka satu minggu sekali, bagaimana ongkosnya, bagaimana jaraknya???

Tenang saja, bagi mereka yang tinggal jauh dapat mengunjungi orang tua satu tahun sekali, orang tua kita pasti mengerti keadaan. Biasanya waktu yang paling tepat untuk berkunjung adalah saat Hari Raya seperti Idul Fitri ataupun Idul Adha.

Bantu Keuangan Mereka

Berkorban Harta Via mulpix.com

 

Cara kedua yang dapat dilakukan adalah dengan berkorban harta untuk orang tua. Ingat lakukan cara ini saat anda telah mampu mencukupi diri sendiri dan tanggungan anda seperti istri dan anak, jika belum tunda dulu.

Saat kita telah mapan secara keuangan bantulah orang tua kita dengan harta yang telah kita miliki. Saat orang tua sudah renta, mereka pasti hanya mengandalkan uang pensiun untuk mencukupi kebutuhan mereka.

Belum lagi kemungkinan mereka sakit dan perlu biaya lebih untuk berobat, saat itulah kita harus membantu orang tua dan berkorban harta demi mereka.

Ingat satu hal, besedekah yang paling baik adalah bersedekah dengan orang-orang terdekat terlebih dahulu, salah satunya adalah orang tua.

Merawat Ketika Sakit

Cara ketiga adalah dengan berkorban tenaga untuk mereka. Caranya adalah dengan merawat mereka saat sedang sakit.

Keadaan diatas pasti terjadi, jarang atau sering. Hal ini terjadi karena kondisi tubuh mereka yang telah lemah dan butuh lebih banyak istirahat.

Saat inilah waktu yang tepat untuk membalas pengorbanan mereka saat kita masih kecil dan belum mampu untuk melakukan apa-apa.

Berkorban tenaga dan memberikan perhatian kecil kepada mereka menunjukkan bahwa kita berbakti kepada orang tua yang telah membesarkan dan merawat kita.

Sempatkan Diri Untuk Orang Tua

Bercengkrama dengan Ibu Via drakemedia.net

 

Saat kita sudah dewasa dan mulai bekerja mencari nafkah sendiri, pastilah jarang untuk berada dirumah.

Keadaan ini membuat orang tua merasa kesepian, karena rumah yang dulu ramai karena celotehan anak-anak mereka saat bermain sekarang sudah tidak ada lagi.

Ditambah lagi orang tua kita yang sudah tidak memungkinkan pergi berjalan-jalan sendiri keluar untuk menghibur dirinya.

Inilah saatnya !!! Berkorban waktu dan tenaga untuk mereka.

Sisihkan waktu disaat weekend untuk melihat orang tua dirumah, ajak mereka bercengkrama, bercanda, dam hiburlah mereka.

Jika kita memiliki rezeki lebih, keluarlah.

Ajak mereka berkeliling kota, melihat objek wisata, dan makan-makan diluar.

Hal diatas, selain berpahala karena kita menghibur hati orang tua, kita juga mendapat manfaat ganda untuk merefreshing pikiran yang telah penat bekerja di kantor.

Berkorban Itu Mudah


Meneladani sikap nabi Ismail A.S yang rela berkorban sebenarnya sangat mudah, mulailah dari lingkungan terdekat kita yaitu orang tua.

Dengan berkorban waktu, tenaga, dan harta untuk mereka menunjukkan bahwa kita telah berbakti dan membalas budi atas jasa mereka yang telah membesarkan kita sampai dewasa.

Pahala dan berkah kehidupan akan datang kepada kita apabila rela berkorban untuk orang tua.
Segera lakukan dengan memulainya dengan cara yang sederhana seperti diatas.

About Wahyu Utama

Techism is an online Publication that complies Bizarre, Odd, Strange, Out of box facts about the stuff going around in the world which you may find hard to believe and understand. The Main Purpose of this site is to bring reality with a taste of entertainment

0 komentar:

Copyright © TERUTAMA ™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.